Aku dan Senja
BILa huJan taK lAgi mengurai. Ingin ku gunTai riaKnya jadi peLangi
Sabtu, 23 Agustus 2014
Senin, 22 Oktober 2012
Kamu Waktu
kamu adlah waktu , yang tak bisa kuputar seperti roda
maka berlalulah
kamu adalah waktu, sebuah sejarah panjang
maka simpanlah
kamu adalah waktu, yang tak sempat terucap
maka utarakanlah
kamu adalah waktu, yang menjajinkaqn kata
maka tepatilah
kamu adalah waktu,
maka kamu adalah senjaku
Minggu, 05 Desember 2010
MENCINTAIMU
mencintaimu ...selayak kamboja layu di musimnya
membiarkaN akU menapakI gersangnya ilalangmu
mencintaimu BukanLah mauKu
taPi kenaPa
kaU biarkan akU terlalu lama
menyelaM di singgasanamU
menCintaiMu adaLah kesalahan
yaNg meletakkaN cinta daN menghilangKannya daRi makna
menciNtaimU waktu aKu gelisah
adaLah kaTa
menyemPit saaT kaU kiriM mawaR di rumAhku
Mencintaimu adalaH waktu
membiarkaN akU menapakI gersangnya ilalangmu
mencintaimu BukanLah mauKu
taPi kenaPa
kaU biarkan akU terlalu lama
menyelaM di singgasanamU
menCintaiMu adaLah kesalahan
yaNg meletakkaN cinta daN menghilangKannya daRi makna
menciNtaimU waktu aKu gelisah
adaLah kaTa
menyemPit saaT kaU kiriM mawaR di rumAhku
Mencintaimu adalaH waktu
Rabu, 24 November 2010
Puisi 80
Secangkir TeH hAngaT
setitik siLuet hangat
menepUk angIn yang kaN jadI mimpI
dalam secangkir ampas hijaU
yang menePuk HujaN jadI meLati
Dan....
aKu ingin mencintaI beLukar
meleBihi cinta HujaN pada dahan
dalaM seecaNgkir teH yang kau suguhkan deNgan hangat
setitik siLuet hangat
menepUk angIn yang kaN jadI mimpI
dalam secangkir ampas hijaU
yang menePuk HujaN jadI meLati
Dan....
aKu ingin mencintaI beLukar
meleBihi cinta HujaN pada dahan
dalaM seecaNgkir teH yang kau suguhkan deNgan hangat
Kamis, 18 November 2010
persembahan ku
“ Bukan Salah Tuhan “
Bukan salah jika Tuhan ubah kemarau jadi hujan
Bukan salah jika Tuhan ubah tawa jadi gelisah
Bukan salah jika Tuhan ubah siksa jadi duka
Bukan salah jika Tuhan ubah lara tanpa isyarat
Ubah langit biru jadi senja merah
Ubah cinta jadi sembilu
Ubah bumi jadi serdadu
Bukan salah jika Tuhan mengubahnya tanpa waktu
“ Jangan Ubah Aku “
Jangan ubah aku jadi matahari yang mampu bakar kulitmu karna panasku
Jangan ubah aku jadi benang kalut yang mampu pintal dirimu jadi gelisah
tapi ubahlah aku jadi senja biru yang mampu meredam amarahmu
Bukan salah jika Tuhan ubah kemarau jadi hujan
Bukan salah jika Tuhan ubah tawa jadi gelisah
Bukan salah jika Tuhan ubah siksa jadi duka
Bukan salah jika Tuhan ubah lara tanpa isyarat
Ubah langit biru jadi senja merah
Ubah cinta jadi sembilu
Ubah bumi jadi serdadu
Bukan salah jika Tuhan mengubahnya tanpa waktu
“ Jangan Ubah Aku “
Jangan ubah aku jadi matahari yang mampu bakar kulitmu karna panasku
Jangan ubah aku jadi benang kalut yang mampu pintal dirimu jadi gelisah
tapi ubahlah aku jadi senja biru yang mampu meredam amarahmu
Rabu, 17 November 2010
Cinta Ku pada Edelwis
Kamu tahu sayang, Cintaku. Laksana bunga edelweis, Sang Anaphalis javanica, tumbuh di puncak-puncak gunung yang sulit terdaki. Begitupun cinta kita yang penuh perjuangan dan pengorbanan demi merengkuh bahagia bersama.
Kamu tahu sayang, Cintaku. Laksana bunga edelweis, Sang Anaphalis javanica yang putih, halus, dan lembut, begitupun cinta kita yang suci lagi tulus.
Kamu tahu sayang, Cintaku. Laksana bunga edelweis, Sang Anaphalis javanica yang tiada pernah layu meski jatuh dan terberai dari tangkainya, begitupun cinta kita yang abadi dan tiada pernah mati.
Aku tahu sayang, Cintaku. Meski kau tak berucap namun terbesit hasrat di hatimu untuk mendapatkan setangkai bunga abadi perlambang cinta ini. Seperti sekian sahabat perempuanmu yang mendapatkan bunga edelweis, Sang Anaphalis javanica sebagai kado cinta dari kekasih-kekasihnya.
Namun, cukup sehelai kertas ini saja yang kupersembahkan kepadamu. Janganlah Engkau kecewa, kekasih. Meskipun tanpai setangkai bunga edelweis menyertainya namun sekali lagi kubisikkan kepadamu; kutulis surat cinta ini untukmu sayang, tepat di antara rimbunnya hamparan bunga Edelweis di Alun-alun Suryakencana. Di kaki gunung Gede Pangrango.
Aku yakin kamu paham. Aku tidak akan tega merenggut setangkaipun Sang Anaphalis javanica yang semakin langka dan terancam kepunahan ini. Bukankah kitapun tidak ingin cinta kita sirna dan punah ditelan keegoan diri?.
Dan akupun yakin kamupun tahu bahwa di dalam dada ini ada hati yang lebih abadi ketimbang bunga edelweiss, Sang Anaphalis javanica. Dan semua itu hanya untuk dirimu.
Alun-alun Suryakencana, di antara hamparan bunga edelweis.
Aku yang abadi mencintamu.
Kamu tahu sayang, Cintaku. Laksana bunga edelweis, Sang Anaphalis javanica yang tiada pernah layu meski jatuh dan terberai dari tangkainya, begitupun cinta kita yang abadi dan tiada pernah mati.
Aku tahu sayang, Cintaku. Meski kau tak berucap namun terbesit hasrat di hatimu untuk mendapatkan setangkai bunga abadi perlambang cinta ini. Seperti sekian sahabat perempuanmu yang mendapatkan bunga edelweis, Sang Anaphalis javanica sebagai kado cinta dari kekasih-kekasihnya.
Namun, cukup sehelai kertas ini saja yang kupersembahkan kepadamu. Janganlah Engkau kecewa, kekasih. Meskipun tanpai setangkai bunga edelweis menyertainya namun sekali lagi kubisikkan kepadamu; kutulis surat cinta ini untukmu sayang, tepat di antara rimbunnya hamparan bunga Edelweis di Alun-alun Suryakencana. Di kaki gunung Gede Pangrango.
Aku yakin kamu paham. Aku tidak akan tega merenggut setangkaipun Sang Anaphalis javanica yang semakin langka dan terancam kepunahan ini. Bukankah kitapun tidak ingin cinta kita sirna dan punah ditelan keegoan diri?.
Dan akupun yakin kamupun tahu bahwa di dalam dada ini ada hati yang lebih abadi ketimbang bunga edelweiss, Sang Anaphalis javanica. Dan semua itu hanya untuk dirimu.
Alun-alun Suryakencana, di antara hamparan bunga edelweis.
Aku yang abadi mencintamu.
HaL yg TaK prernAh Ku suKai
"aKu mengHindarI"
CicaK = mungKin baGi sebagian oraNg itu binataNg biasa saja, taPi bagI ku itu taK biasa. cicaK buat ku merasa cemas hingga detik ini. mungkin karena aKu trauma pada sosoknya, daN sangat taK menyukai teksturnya yaNg licin.
tikuS : apalagi dia, taK pernaH ku sukai hingga detik ini. hih....pokoknya g suka.
pake kipas angin waktu tidur : itu haL yg bisa buat alergi kambUh Lagi.
AC, Debu : Hal yg berbahaya Bagi diriKu. hah hacing..hacing
mencium Bau AlkohOL dan Rokok : very...very disLike, benci, daN bLackList dari diriku. seLalU ilfeel daN menjemukkaN sangat, terutama aLkohoL...entAh haL apa yg membuatKu membenci itu, aKU seLalu muntaH jika Mencium baUNya saja..
CicaK = mungKin baGi sebagian oraNg itu binataNg biasa saja, taPi bagI ku itu taK biasa. cicaK buat ku merasa cemas hingga detik ini. mungkin karena aKu trauma pada sosoknya, daN sangat taK menyukai teksturnya yaNg licin.
tikuS : apalagi dia, taK pernaH ku sukai hingga detik ini. hih....pokoknya g suka.
pake kipas angin waktu tidur : itu haL yg bisa buat alergi kambUh Lagi.
AC, Debu : Hal yg berbahaya Bagi diriKu. hah hacing..hacing
mencium Bau AlkohOL dan Rokok : very...very disLike, benci, daN bLackList dari diriku. seLalU ilfeel daN menjemukkaN sangat, terutama aLkohoL...entAh haL apa yg membuatKu membenci itu, aKU seLalu muntaH jika Mencium baUNya saja..
Langganan:
Postingan (Atom)
MalaNg ku keNanganku
@Malang Tempo Dulu, setitik jejaK ku seteLah bertahun2 pindaH Surabaya. MalaNg ku rindUnya sejuknya
